25 Agu 2021

68. Surat Al-Qalam

Al-Qalam
(Pena)
|

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
ن ۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ ‎﴿١﴾
Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis, (1)

‏ مَا أَنتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُونٍ ‎﴿٢﴾
berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila. (2)

‏ وَإِنَّ لَكَ لَأَجْرًا غَيْرَ مَمْنُونٍ ‎﴿٣﴾
Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya. (3)

‏ وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ ‎﴿٤﴾
Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. (4)

‏ فَسَتُبْصِرُ وَيُبْصِرُونَ ‎﴿٥﴾‏
Maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir)pun akan melihat, (5)

بِأَييِّكُمُ الْمَفْتُونُ ‎﴿٦﴾
siapa di antara kamu yang gila. (6)

‏ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ ‎﴿٧﴾‏
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (7)

فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِينَ ‎﴿٨﴾
Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah). (8)

‏ وَدُّوا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ ‎﴿٩﴾
Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu). (9)

‏ وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِينٍ ‎﴿١٠﴾‏
Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, (10)

هَمَّازٍ مَّشَّاءٍ بِنَمِيمٍ ‎﴿١١﴾
yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah, (11)

‏ مَّنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ ‎﴿١٢﴾
yang banyak menghalangi perbuatan baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa, (12)

‏ عُتُلٍّ بَعْدَ ذَٰلِكَ زَنِيمٍ ‎﴿١٣﴾
yang kaku kasar, selain dari itu, yang terkenal kejahatannya, (13)

‏ أَن كَانَ ذَا مَالٍ وَبَنِينَ ‎﴿١٤﴾
karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak. (14)

‏ إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ آيَاتُنَا قَالَ أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ ‎﴿١٥﴾‏
Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "(Ini adalah) dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala". (15)

سَنَسِمُهُ عَلَى الْخُرْطُومِ ‎﴿١٦﴾
Kelak akan Kami beri tanda dia di belalai(nya). (16)

‏ إِنَّا بَلَوْنَاهُمْ كَمَا بَلَوْنَا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ إِذْ أَقْسَمُوا لَيَصْرِمُنَّهَا مُصْبِحِينَ ‎﴿١٧﴾
Sesungguhnya Kami telah mencobai mereka (musyrikin Mekah) sebagaimana Kami telah mencobai pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akanmemetik (hasil)nya di pagi hari, (17)

‏ وَلَا يَسْتَثْنُونَ ‎﴿١٨﴾
dan mereka tidak menyisihkan (hak fakir miskin), (18)

‏ فَطَافَ عَلَيْهَا طَائِفٌ مِّن رَّبِّكَ وَهُمْ نَائِمُونَ ‎﴿١٩﴾
lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur, (19)

‏ فَأَصْبَحَتْ كَالصَّرِيمِ ‎﴿٢٠﴾
maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita. (20)

‏ فَتَنَادَوْا مُصْبِحِينَ ‎﴿٢١﴾‏
lalu mereka panggil memanggil di pagi hari: (21)

أَنِ اغْدُوا عَلَىٰ حَرْثِكُمْ إِن كُنتُمْ صَارِمِينَ ‎﴿٢٢﴾‏
"Pergilah diwaktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya". (22)

فَانطَلَقُوا وَهُمْ يَتَخَافَتُونَ ‎﴿٢٣﴾
Maka pergilah mereka saling berbisik-bisik. (23)

‏ أَن لَّا يَدْخُلَنَّهَا الْيَوْمَ عَلَيْكُم مِّسْكِينٌ ‎﴿٢٤﴾
"Pada hari ini janganlah ada seorang miskinpun masuk ke dalam kebunmu". (24)

‏ وَغَدَوْا عَلَىٰ حَرْدٍ قَادِرِينَ ‎﴿٢٥﴾‏
Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka (menolongnya). (25)

فَلَمَّا رَأَوْهَا قَالُوا إِنَّا لَضَالُّونَ ‎﴿٢٦﴾‏
Tatkala mereka melihat kebun itu, mereka berkata: "Sesungguhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan), (26)

بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ ‎﴿٢٧﴾
bahkan kita dihalangi (dari memperoleh hasilnya)". (27)

‏ قَالَ أَوْسَطُهُمْ أَلَمْ أَقُل لَّكُمْ لَوْلَا تُسَبِّحُونَ ‎﴿٢٨﴾
Berkatalah seorang yang paling baik pikirannya di antara mereka: "Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, hendaklah kamu bertasbih (kepada Tuhanmu)?" (28)

‏ قَالُوا سُبْحَانَ رَبِّنَا إِنَّا كُنَّا ظَالِمِينَ ‎﴿٢٩﴾‏
Mereka mengucapkan: "Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim". (29)

فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَلَاوَمُونَ ‎﴿٣٠﴾‏
Lalu sebahagian mereka menghadapi sebahagian yang lain seraya cela mencela. (30)

قَالُوا يَا وَيْلَنَا إِنَّا كُنَّا طَاغِينَ ‎﴿٣١﴾
Mereka berkata: "Aduhai celakalah kita; sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas". (31)

‏ عَسَىٰ رَبُّنَا أَن يُبْدِلَنَا خَيْرًا مِّنْهَا إِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا رَاغِبُونَ ‎﴿٣٢﴾
Mudah-mudahan Tuhan kita memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita. (32)

‏ كَذَٰلِكَ الْعَذَابُ ۖ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ ‎﴿٣٣﴾
Seperti itulah azab (dunia). Dan sesungguhnya azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui. (33)

‏ إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ ‎﴿٣٤﴾
Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya. (34)

‏ أَفَنَجْعَلُ الْمُسْلِمِينَ كَالْمُجْرِمِينَ ‎﴿٣٥﴾
Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir)? (35)

‏ مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ ‎﴿٣٦﴾
Atau adakah kamu (berbuat demikian): bagaimanakah kamu mengambil keputusan? (36)

‏ أَمْ لَكُمْ كِتَابٌ فِيهِ تَدْرُسُونَ ‎﴿٣٧﴾
Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu membacanya?, (37)

‏ إِنَّ لَكُمْ فِيهِ لَمَا تَخَيَّرُونَ ‎﴿٣٨﴾‏
bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu. (38)

أَمْ لَكُمْ أَيْمَانٌ عَلَيْنَا بَالِغَةٌ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۙ إِنَّ لَكُمْ لَمَا تَحْكُمُونَ ‎﴿٣٩﴾‏
Atau apakah kamu memperoleh janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)? (39)

سَلْهُمْ أَيُّهُم بِذَٰلِكَ زَعِيمٌ ‎﴿٤٠﴾‏
Tanyakanlah kepada mereka: "Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil itu?" (40)

أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ فَلْيَأْتُوا بِشُرَكَائِهِمْ إِن كَانُوا صَادِقِينَ ‎﴿٤١﴾
Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka adalah orang-orang yang benar. (41)

‏ يَوْمَ يُكْشَفُ عَن سَاقٍ وَيُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ ‎﴿٤٢﴾‏
Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa, (42)

خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۖ وَقَدْ كَانُوا يُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ وَهُمْ سَالِمُونَ ‎﴿٤٣﴾
(dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera. (43)

‏ فَذَرْنِي وَمَن يُكَذِّبُ بِهَٰذَا الْحَدِيثِ ۖ سَنَسْتَدْرِجُهُم مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ ‎﴿٤٤﴾
Maka serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al Quran). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui, (44)

‏ وَأُمْلِي لَهُمْ ۚ إِنَّ كَيْدِي مَتِينٌ ‎﴿٤٥﴾
dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat tangguh. (45)

‏ أَمْ تَسْأَلُهُمْ أَجْرًا فَهُم مِّن مَّغْرَمٍ مُّثْقَلُونَ ‎﴿٤٦﴾‏
Apakah kamu meminta upah kepada mereka, lalu mereka diberati dengan hutang? (46)

أَمْ عِندَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ ‎﴿٤٧﴾
Ataukah ada pada mereka ilmu tentang yang ghaib lalu mereka menulis (padanya apa yang mereka tetapkan)? (47)

‏ فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تَكُن كَصَاحِبِ الْحُوتِ إِذْ نَادَىٰ وَهُوَ مَكْظُومٌ ‎﴿٤٨﴾
Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu seperti orang yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya). (48)

‏ لَّوْلَا أَن تَدَارَكَهُ نِعْمَةٌ مِّن رَّبِّهِ لَنُبِذَ بِالْعَرَاءِ وَهُوَ مَذْمُومٌ ‎﴿٤٩﴾
Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela. (49)

‏ فَاجْتَبَاهُ رَبُّهُ فَجَعَلَهُ مِنَ الصَّالِحِينَ ‎﴿٥٠﴾
Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang saleh. (50)

‏ وَإِن يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُ لَمَجْنُونٌ ‎﴿٥١﴾‏
Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Quran dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila". (51)

وَمَا هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَالَمِينَ ‎﴿٥٢﴾‏
Dan Al Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat. (52)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: 68. Surat Al-Qalam Rating: 5 Reviewed By: D Bastian