25 Agu 2021

44. Surat Ad-Dukhaan

Ad-Dukhaan
(Kabut)
|

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
حم ‎﴿١﴾‏
Haa miim. (1)

وَالْكِتَابِ الْمُبِينِ ‎﴿٢﴾
Demi Kitab (Al Quran) yang menjelaskan, (2)

‏ إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ ‎﴿٣﴾
sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. (3)

‏ فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ ‎﴿٤﴾
Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (4)

‏ أَمْرًا مِّنْ عِندِنَا ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ ‎﴿٥﴾
(yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul, (5)

‏ رَحْمَةً مِّن رَّبِّكَ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ‎﴿٦﴾
sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, (6)

‏ رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ ‎﴿٧﴾‏
Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, jika kamu adalah orang yang meyakini. (7)

لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ ‎﴿٨﴾‏
Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu. (8)

بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ يَلْعَبُونَ ‎﴿٩﴾‏
Tetapi mereka bermain-main dalam keragu-raguan. (9)

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُّبِينٍ ‎﴿١٠﴾
Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, (10)

‏ يَغْشَى النَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ ‎﴿١١﴾
yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih. (11)

‏ رَّبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ ‎﴿١٢﴾‏
(Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman". (12)

أَنَّىٰ لَهُمُ الذِّكْرَىٰ وَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مُّبِينٌ ‎﴿١٣﴾
Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan, (13)

‏ ثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَقَالُوا مُعَلَّمٌ مَّجْنُونٌ ‎﴿١٤﴾‏
kemudian mereka berpaling daripadanya dan berkata: "Dia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain) lagi pula seorang yang gila". (14)

إِنَّا كَاشِفُو الْعَذَابِ قَلِيلًا ۚ إِنَّكُمْ عَائِدُونَ ‎﴿١٥﴾
Sesungguhnya (kalau) Kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar). (15)

‏ يَوْمَ نَبْطِشُ الْبَطْشَةَ الْكُبْرَىٰ إِنَّا مُنتَقِمُونَ ‎﴿١٦﴾
(Ingatlah) hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan. (16)

‏ ۞ وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَاءَهُمْ رَسُولٌ كَرِيمٌ ‎﴿١٧﴾
Sesungguhnya sebelum mereka telah Kami uji kaum Fir'aun dan telah datang kepada mereka seorang rasul yang mulia, (17)

‏ أَنْ أَدُّوا إِلَيَّ عِبَادَ اللَّهِ ۖ إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ‎﴿١٨﴾‏
(dengan berkata): "Serahkanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil yang kamu perbudak). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dipercaya kepadamu, (18)

وَأَن لَّا تَعْلُوا عَلَى اللَّهِ ۖ إِنِّي آتِيكُم بِسُلْطَانٍ مُّبِينٍ ‎﴿١٩﴾‏
dan janganlah kamu menyombongkan diri terhadap Allah. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata. (19)

وَإِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْ أَن تَرْجُمُونِ ‎﴿٢٠﴾
Dan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu, dari keinginanmu merajamku, (20)

‏ وَإِن لَّمْ تُؤْمِنُوا لِي فَاعْتَزِلُونِ ‎﴿٢١﴾
dan jika kamu tidak beriman kepadaku maka biarkanlah aku (memimpin Bani Israil)". (21)

‏ فَدَعَا رَبَّهُ أَنَّ هَٰؤُلَاءِ قَوْمٌ مُّجْرِمُونَ ‎﴿٢٢﴾‏
Kemudian Musa berdoa kepada Tuhannya: "Sesungguhnya mereka ini adalah kaum yang berdosa (segerakanlah azab kepada mereka)". (22)

فَأَسْرِ بِعِبَادِي لَيْلًا إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ ‎﴿٢٣﴾
(Allah berfirman): "Maka berjalanlah kamu dengan membawa hamba-hamba-Ku pada malam hari, sesungguhnya kamu akan dikejar, (23)

‏ وَاتْرُكِ الْبَحْرَ رَهْوًا ۖ إِنَّهُمْ جُندٌ مُّغْرَقُونَ ‎﴿٢٤﴾
dan biarkanlah laut itu tetap terbelah. Sesungguhnya mereka adalah tentara yang akan ditenggelamkan". (24)

‏ كَمْ تَرَكُوا مِن جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ‎﴿٢٥﴾
Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan, (25)

‏ وَزُرُوعٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ ‎﴿٢٦﴾
dan kebun-kebun serta tempat-tempat yang indah-indah, (26)

‏ وَنَعْمَةٍ كَانُوا فِيهَا فَاكِهِينَ ‎﴿٢٧﴾‏
dan kesenangan-kesenangan yang mereka menikmatinya, (27)

كَذَٰلِكَ ۖ وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَ ‎﴿٢٨﴾
demikianlah. Dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain. (28)

‏ فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ وَمَا كَانُوا مُنظَرِينَ ‎﴿٢٩﴾‏
Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan merekapun tidak diberi tangguh. (29)

وَلَقَدْ نَجَّيْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنَ الْعَذَابِ الْمُهِينِ ‎﴿٣٠﴾
Dan sesungguhnya telah Kami selamatkan Bani Israil dari siksa yang menghinakan, (30)

‏ مِن فِرْعَوْنَ ۚ إِنَّهُ كَانَ عَالِيًا مِّنَ الْمُسْرِفِينَ ‎﴿٣١﴾‏
dari (azab) Fir'aun. Sesungguhnya dia adalah orang yang sombong, salah seorang dari orang-orang yang melampaui batas. (31)

وَلَقَدِ اخْتَرْنَاهُمْ عَلَىٰ عِلْمٍ عَلَى الْعَالَمِينَ ‎﴿٣٢﴾
Dan sesungguhnya telah Kami pilih mereka dengan pengetahuan (Kami) atas bangsa-bangsa. (32)

‏ وَآتَيْنَاهُم مِّنَ الْآيَاتِ مَا فِيهِ بَلَاءٌ مُّبِينٌ ‎﴿٣٣﴾‏
Dan Kami telah memberikan kepada mereka di antara tanda-tanda kekuasaan (Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat nikmat yang nyata. (33)

إِنَّ هَٰؤُلَاءِ لَيَقُولُونَ ‎﴿٣٤﴾‏
Sesungguhnya mereka (kaum musyrik) itu benar-benar berkata, (34)

إِنْ هِيَ إِلَّا مَوْتَتُنَا الْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُنشَرِينَ ‎﴿٣٥﴾‏
"tidak ada kematian selain kematian di dunia ini. Dan kami sekali-kali tidak akan dibangkitkan, (35)

فَأْتُوا بِآبَائِنَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ‎﴿٣٦﴾
maka datangkanlah (kembali) bapak-bapak kami jika kamu memang orang-orang yang benar". (36)

‏ أَهُمْ خَيْرٌ أَمْ قَوْمُ تُبَّعٍ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ أَهْلَكْنَاهُمْ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ ‎﴿٣٧﴾‏
Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik ataukah kaum Tubba' dan orang-orang yang sebelum mereka. Kami telah membinasakan mereka karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berdosa. (37)

وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ ‎﴿٣٨﴾
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main. (38)

مَا خَلَقْنَاهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ‎﴿٣٩﴾‏
Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (39)

إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيقَاتُهُمْ أَجْمَعِينَ ‎﴿٤٠﴾‏
Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya, (40)

يَوْمَ لَا يُغْنِي مَوْلًى عَن مَّوْلًى شَيْئًا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ ‎﴿٤١﴾
yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan, (41)

‏ إِلَّا مَن رَّحِمَ اللَّهُ ۚ إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ‎﴿٤٢﴾‏
kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (42)

إِنَّ شَجَرَتَ الزَّقُّومِ ‎﴿٤٣﴾‏
Sesungguhnya pohon zaqqum itu, (43)

طَعَامُ الْأَثِيمِ ‎﴿٤٤﴾
makanan orang yang banyak berdosa. (44)

‏ كَالْمُهْلِ يَغْلِي فِي الْبُطُونِ ‎﴿٤٥﴾
(Ia) sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut, (45)

‏ كَغَلْيِ الْحَمِيمِ ‎﴿٤٦﴾‏
seperti mendidihnya air yang amat panas. (46)

خُذُوهُ فَاعْتِلُوهُ إِلَىٰ سَوَاءِ الْجَحِيمِ ‎﴿٤٧﴾
Peganglah dia kemudian seretlah dia ke tengah-tengah neraka. (47)

‏ ثُمَّ صُبُّوا فَوْقَ رَأْسِهِ مِنْ عَذَابِ الْحَمِيمِ ‎﴿٤٨﴾
Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang amat panas. (48)

‏ ذُقْ إِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْكَرِيمُ ‎﴿٤٩﴾‏
Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia. (49)

إِنَّ هَٰذَا مَا كُنتُم بِهِ تَمْتَرُونَ ‎﴿٥٠﴾
Sesungguhnya ini adalah azab yang dahulu selalu kamu meragu-ragukannya. (50)

‏ إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ ‎﴿٥١﴾
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (51)

‏ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ‎﴿٥٢﴾
(yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air; (52)

‏ يَلْبَسُونَ مِن سُندُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُّتَقَابِلِينَ ‎﴿٥٣﴾‏
mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, (53)

كَذَٰلِكَ وَزَوَّجْنَاهُم بِحُورٍ عِينٍ ‎﴿٥٤﴾‏
demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari. (54)

يَدْعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ آمِنِينَ ‎﴿٥٥﴾‏
Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran), (55)

لَا يَذُوقُونَ فِيهَا الْمَوْتَ إِلَّا الْمَوْتَةَ الْأُولَىٰ ۖ وَوَقَاهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ ‎﴿٥٦﴾‏
mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya kecuali mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari azab neraka, (56)

فَضْلًا مِّن رَّبِّكَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ‎﴿٥٧﴾‏
sebagai karunia dari Tuhanmu. Yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar. (57)

فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ ‎﴿٥٨﴾‏
Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran. (58)

فَارْتَقِبْ إِنَّهُم مُّرْتَقِبُونَ ‎﴿٥٩﴾‏
Maka tunggulah; sesungguhnya mereka itu menunggu (pula). (59)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: 44. Surat Ad-Dukhaan Rating: 5 Reviewed By: D Bastian