25 Agu 2021

52. Surat Ath-Thuur

Ath-Thuur
(Bukit)
|

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَالطُّورِ ‎﴿١﴾
Demi bukit, (1)

‏ وَكِتَابٍ مَّسْطُورٍ ‎﴿٢﴾
dan Kitab yang ditulis, (2)

‏ فِي رَقٍّ مَّنشُورٍ ‎﴿٣﴾
pada lembaran yang terbuka, (3)

‏ وَالْبَيْتِ الْمَعْمُورِ ‎﴿٤﴾
dan demi Baitul Ma'mur, (4)

‏ وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوعِ ‎﴿٥﴾
dan atap yang ditinggikan (langit), (5)

‏ وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ ‎﴿٦﴾‏
dan laut yang di dalam tanahnya ada api, (6)

إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَاقِعٌ ‎﴿٧﴾
sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi, (7)

‏ مَّا لَهُ مِن دَافِعٍ ‎﴿٨﴾
tidak seorangpun yang dapat menolaknya, (8)

‏ يَوْمَ تَمُورُ السَّمَاءُ مَوْرًا ‎﴿٩﴾
pada hari ketika langit benar-benar bergoncang, (9)

‏ وَتَسِيرُ الْجِبَالُ سَيْرًا ‎﴿١٠﴾
dan gunung benar-benar berjalan. (10)

‏ فَوَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ‎﴿١١﴾
Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan, (11)

‏ الَّذِينَ هُمْ فِي خَوْضٍ يَلْعَبُونَ ‎﴿١٢﴾‏
(yaitu) orang-orang yang bermain-main dalam kebathilan, (12)

يَوْمَ يُدَعُّونَ إِلَىٰ نَارِ جَهَنَّمَ دَعًّا ‎﴿١٣﴾
pada hari mereka didorong ke neraka Jahannam dengan sekuat-kuatnya. (13)

‏ هَٰذِهِ النَّارُ الَّتِي كُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ ‎﴿١٤﴾‏
(Dikatakan kepada mereka): "Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya". (14)

أَفَسِحْرٌ هَٰذَا أَمْ أَنتُمْ لَا تُبْصِرُونَ ‎﴿١٥﴾
Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat? (15)

‏ اصْلَوْهَا فَاصْبِرُوا أَوْ لَا تَصْبِرُوا سَوَاءٌ عَلَيْكُمْ ۖ إِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ‎﴿١٦﴾‏
Masukklah kamu ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); maka baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu; kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan. (16)

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَعِيمٍ ‎﴿١٧﴾
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, (17)

‏ فَاكِهِينَ بِمَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ وَوَقَاهُمْ رَبُّهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ ‎﴿١٨﴾‏
mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka. (18)

كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ‎﴿١٩﴾
(Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan", (19)

‏ مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ سُرُرٍ مَّصْفُوفَةٍ ۖ وَزَوَّجْنَاهُم بِحُورٍ عِينٍ ‎﴿٢٠﴾‏
mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. (20)

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُم مِّنْ عَمَلِهِم مِّن شَيْءٍ ۚ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ ‎﴿٢١﴾‏
Dan orang-oranng yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya. (21)

وَأَمْدَدْنَاهُم بِفَاكِهَةٍ وَلَحْمٍ مِّمَّا يَشْتَهُونَ ‎﴿٢٢﴾
Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini. (22)

‏ يَتَنَازَعُونَ فِيهَا كَأْسًا لَّا لَغْوٌ فِيهَا وَلَا تَأْثِيمٌ ‎﴿٢٣﴾‏
Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala (gelas) yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa. (23)

۞ وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ غِلْمَانٌ لَّهُمْ كَأَنَّهُمْ لُؤْلُؤٌ مَّكْنُونٌ ‎﴿٢٤﴾‏
Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan. (24)

وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ ‎﴿٢٥﴾‏
Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya. (25)

قَالُوا إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِي أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ ‎﴿٢٦﴾‏
Mereka berkata: "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)". (26)

فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَانَا عَذَابَ السَّمُومِ ‎﴿٢٧﴾
Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka. (27)

‏ إِنَّا كُنَّا مِن قَبْلُ نَدْعُوهُ ۖ إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُ ‎﴿٢٨﴾‏
Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dialah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang. (28)

فَذَكِّرْ فَمَا أَنتَ بِنِعْمَتِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍ وَلَا مَجْنُونٍ ‎﴿٢٩﴾‏
Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu disebabkan nikmat Tuhanmu bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula seorang gila. (29)

أَمْ يَقُولُونَ شَاعِرٌ نَّتَرَبَّصُ بِهِ رَيْبَ الْمَنُونِ ‎﴿٣٠﴾
Bahkan mereka mengatakan: "Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya". (30)

‏ قُلْ تَرَبَّصُوا فَإِنِّي مَعَكُم مِّنَ الْمُتَرَبِّصِينَ ‎﴿٣١﴾‏
Katakanlah: "Tunggulah, maka sesungguhnya akupun termasuk orang yang menunggu (pula) bersama kamu". (31)

أَمْ تَأْمُرُهُمْ أَحْلَامُهُم بِهَٰذَا ۚ أَمْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ ‎﴿٣٢﴾
Apakah mereka diperintah oleh fikiran-fikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas? (32)

‏ أَمْ يَقُولُونَ تَقَوَّلَهُ ۚ بَل لَّا يُؤْمِنُونَ ‎﴿٣٣﴾‏
Ataukah mereka mengatakan: "Dia (Muhammad) membuat-buatnya". Sebenarnya mereka tidak beriman. (33)

فَلْيَأْتُوا بِحَدِيثٍ مِّثْلِهِ إِن كَانُوا صَادِقِينَ ‎﴿٣٤﴾‏
Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal Al Quran itu jika mereka orang-orang yang benar. (34)

أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ هُمُ الْخَالِقُونَ ‎﴿٣٥﴾
Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)? (35)

‏ أَمْ خَلَقُوا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۚ بَل لَّا يُوقِنُونَ ‎﴿٣٦﴾
Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu?; sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan). (36)

‏ أَمْ عِندَهُمْ خَزَائِنُ رَبِّكَ أَمْ هُمُ الْمُصَيْطِرُونَ ‎﴿٣٧﴾
Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu atau merekakah yang berkuasa? (37)

‏ أَمْ لَهُمْ سُلَّمٌ يَسْتَمِعُونَ فِيهِ ۖ فَلْيَأْتِ مُسْتَمِعُهُم بِسُلْطَانٍ مُّبِينٍ ‎﴿٣٨﴾
Ataukah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan pada tangga itu (hal-hal yang gaib)? Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka mendatangkan suatu keterangan yang nyata. (38)

‏ أَمْ لَهُ الْبَنَاتُ وَلَكُمُ الْبَنُونَ ‎﴿٣٩﴾
Ataukah untuk Allah anak-anak perempuan dan untuk kamu anak-anak laki-laki? (39)

‏ أَمْ تَسْأَلُهُمْ أَجْرًا فَهُم مِّن مَّغْرَمٍ مُّثْقَلُونَ ‎﴿٤٠﴾‏
Ataukah kamu meminta upah kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan hutang? (40)

أَمْ عِندَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ ‎﴿٤١﴾‏
Apakah ada pada sisi mereka pengetahuan tentang yang gaib lalu mereka menuliskannya? (41)

أَمْ يُرِيدُونَ كَيْدًا ۖ فَالَّذِينَ كَفَرُوا هُمُ الْمَكِيدُونَ ‎﴿٤٢﴾‏
Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Maka orang-orang yang kafir itu merekalah yang kena tipu daya. (42)

أَمْ لَهُمْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ ‎﴿٤٣﴾
Ataukah mereka mempunyai tuhan selain Allah. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (43)

‏ وَإِن يَرَوْا كِسْفًا مِّنَ السَّمَاءِ سَاقِطًا يَقُولُوا سَحَابٌ مَّرْكُومٌ ‎﴿٤٤﴾
Jika mereka melihat sebagian dari langit gugur, mereka akan mengatakan: "Itu adalah awan yang bertindih-tindih". (44)

‏ فَذَرْهُمْ حَتَّىٰ يُلَاقُوا يَوْمَهُمُ الَّذِي فِيهِ يُصْعَقُونَ ‎﴿٤٥﴾
Maka biarkanlah mereka hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan, (45)

‏ يَوْمَ لَا يُغْنِي عَنْهُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ ‎﴿٤٦﴾‏
(yaitu) hari ketika tidak berguna bagi mereka sedikitpun tipu daya mereka dan mereka tidak ditolong. (46)

وَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا عَذَابًا دُونَ ذَٰلِكَ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ‎﴿٤٧﴾
Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada azab selain daripada itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (47)

‏ وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا ۖ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ ‎﴿٤٨﴾
Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri, (48)

‏ وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ ‎﴿٤٩﴾‏
dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar). (49)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: 52. Surat Ath-Thuur Rating: 5 Reviewed By: D Bastian